Sat. Aug 22nd, 2026

1. Istighfar Nabi Adam As
Nabi Adam As pernah berbuat salah, lantas beristighfar kepada Allah sbb:
Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.
Artinya: “…Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri; dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. al-A’raaf 23).

2. Istighfar Nabi Nuh AS
Juga Nabi Nuh As dengan lafadz istighfar sbb:
Rabbi innii a’uudzubika an as-alaka maa laisa lii bihii ‘ilmun wa illaa taghfirlii wa tarhamnii akun minalkhaasiriin.
Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat)nya.
Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Huud 47).

3.Istighfar Nabi Musa AS
Rabbighfirlii waliakhii wa adkhilnaa fii rahmatika wa anta arhamur raahimiin.
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang di antara para penyayang.” (QS. al-A’raaf 151).

4. Istighfar Nabi Yunus AS
Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin.
Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zhalim.” (QS. al-Anbiyaa’ 87).

5. Istighfar Nabi Muhammad AS
Rabbanaa laa tuaakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’na. Rabbanaa wa laa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘alal ladziina min qablinaa.
Rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bihi wa’fu ‘annaa waghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriina.
Artinya:”Ya Tuhan kami, janganlah engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.
Ya Tuhan kami, janganlah engkau bebankan kepada kami sesuatu yang tak sanggup kami terimanya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (QS. Al-Baqarah 286).

Seorang Rasul dan Nabi juga bisa tergelir dari berbuat salah. Tetapi serta merta diingatkan oleh Allah.
Lantas beristighfar dan mohon maaf. Istighfar mereka bermanfaat bagi manusia yang mau berbenah diri.
Istighfar mereka dapat dibaca dalam Al Quran yang suci dan Agung.
Semoga kita dapat mengamalkan salah satu dari bentuk istighfar dan doanya untuk menunjukkan cinta kita kepadaNya. Aamiin
***

By alphasby97@gmail.com

ALPHA PENERBIT JL. KEPUTRAN V/23 SURABAYA JAWA TIMUR 60265 (031) 5327639

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *